Sejarah dan Perkembangan CSS 3
Pada kesempatan kali ini, kami akan
membahas tentang CSS 3. Disini saya akan membahas salah satu nya yaitu
sejarah dan perkembangan CSS 3, sebelum saya membahas apa itu css 3 apakah
teman-teman sudah mengetahui apa itu CSS? Bilamana teman-teman sudah mengetahui
tentang CSS, tidak ada salahnya kita sedikit merefresh ingatan kita tentang
sejarah dan pengertian CSS. Dan bila teman-teman ada yang belum tahu apa itu
CSS, mari kita sama-sama mempelajari apa itu CSS.
Pengertian CSS
CSS adalah singkatan dari Cascading
Style Sheet yang merupakan kumpulan perintah yang dibentuk dari berbagai sumber
yang disusun menurut urutan tertentu sehingga mampu mengatasi konflik style.
CSS yaitu salah satu bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalam suatu
web supaya web lebih terstruktur dan lebih seragam.
Sejarah CSS
·
CSS 1
Pada tanggal 17 Agustus 1996 World Wide
Web Consortium (W3C) menetapkan CSS sebagai bahasa pemrograman standard dalam
pembuatan web. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembuatan tag-tag baru oleh
Netscape dan Internet Explorer, karena kedua browser tersebut sedang bersaing
mengembangkan tag sendiri untuk mengatur tampilan web.
CSS 1 mendukung pengaturan tampilan
dalam hal :
1. Font (Jenis ketebalan).
2. Warna, teks, background dan elemen
lainnya.
3. Text attributes, misalnya spasi antar
baris, kata dan huruf.
4. Posisi teks, gambar, table dan elemen
lainnya.
5. Margin, border dan padiing.
·
CSS 2
Pada tahun 1998, W3C menyempurnakan CSS
tahap awal dengan menciptakan standard CSS 2 yang menjadi standard hingga saat
ini. Pada level CSS 2 ini, dimasukkan semua atribut dari CSS 1 dan diperluas
dengan penekanan pada International Accessibiality and Capacibilty kususnya
media-specific CSS. CSS 2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format
dokumen agar bisa ditampilkan di printer.
·
CSS 3
CSS 3adalah versi terbaru dari CSS yang
mampu melakukan banyak hal dalam mendesain website. CSS 3 dapat melakukan
animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna dan animasi 3D. Dengan
CSS 3 desaigner dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone
dengan dukungan fitur baru yakni media query. Selain itu, banyak fitur baru
pada CSS 3 yaitu : Multiple background, border-radius, drop-shadow,
border-image, CSS-Math dan CSS Object Model.
Pekembangan CSS3 Seperti Apa?
Dari salah satu situs blog yang saya temui mengatakan hasil pengamatan nya pada beberapa situs yang sudah menerapkan CSS3 + HTML5, ia beranggapan bahwa fungsi jQuery sepenuhnya akan tergantikan oleh CSS3. Perkiraan ke depan, tidak ada lagi web yang menggunakan jQuery karena sizenya lebih besar dibanding CSS3. Bukan cuma jQuery, saat ini penggunaan flash juga mulai terakusisi dengan semakin berkembangnya CSS3. CSS3 merupakan bahasa pemrograman olah digital gambar/citra tingkat tinggi karena dengan CSS3, anda bisa menggambar Tokoh Kartun Doraemon seperti contoh berikut :
Dari salah satu situs blog yang saya temui mengatakan hasil pengamatan nya pada beberapa situs yang sudah menerapkan CSS3 + HTML5, ia beranggapan bahwa fungsi jQuery sepenuhnya akan tergantikan oleh CSS3. Perkiraan ke depan, tidak ada lagi web yang menggunakan jQuery karena sizenya lebih besar dibanding CSS3. Bukan cuma jQuery, saat ini penggunaan flash juga mulai terakusisi dengan semakin berkembangnya CSS3. CSS3 merupakan bahasa pemrograman olah digital gambar/citra tingkat tinggi karena dengan CSS3, anda bisa menggambar Tokoh Kartun Doraemon seperti contoh berikut :
Dari contoh di atas, memang terlihat
belum semua browser sudah mendukung secara keseluruhan penggunaan CSS3, namun,
masing-masing browser sudah melakukan proses perkembangan produk agar bisa
mendukung penggunaan CSS3.
Contog Coding CSS3
<html>
<head>
<title>Judul Titel</title>
</head>
<body>
Isi………
</body>
</html>








0 komentar:
Posting Komentar